mengenai kualitas dan performa laptop agar Anda
semakin yakin dan mantap. Perhatikan juga nilai tukar rupiah terhadap dollar
(kurs dollar). Saat nilai tukarnya tinggi, harga laptop cenderung akan menjadi
lebih mahal.
Perhatikan spesifikasi dan fitur yang dimiliki. Inilah
bagian yang sering membuat orang bingung saat mereka memilih laptop yang hendak
dibeli. Membeli notebook maupun netbook perlu mempertimbangkan spesifikasi
produk. Misalnya mau prosesor AMD atau Intel dengan tipe seperti apa. Tentukan
juga ukuran RAM dan kapasitas hard disk. Apakah perlu memakai graphic card yang
bagus. Bagaimana kelengkapan konektivitasnya, seperti tersedianya slot USB,
HDMI, LAN, Bluetooth, WiFi, ataupun Card reader (SSD). Bagaimana dengan
kualitas speaker dan kamera. Seberapa lebar layar monitornya. Perhatikan daya
tahan baterainya. Lihat tombol pada keyboard (jarak antar tombol) dan touchpad.
Cobalah untuk menggunakannya dan rasakan kenyamanannya. Apakah membutuhkan
optic drive maupun cooling system. Lalu, mau yang menggunakan sistem operasi
apa, Windows, Linux, atau Mac OS. Yang terbaru, apakah Anda membutuhkan
teknologi hybrid atau yang biasa saja. Pertimbangkan baik-baik spesifikasi yang
ada. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda akan laptop tersebut.
Cobalah laptop sebelum Anda membelinya. Setelah Anda
memilih laptop mana yang akan dibeli, Anda dapat segera menuju ke gerai atau
outlet resminya. Di sana biasanya ada contoh laptop yang dipajang (display) dan
dapat dicoba oleh para calon pembeli. Biasanya laptop display tersebut juga
dilengkapi dengan software pengukur kecepatan pengolahan data. Dengan begitu
Anda dapat mengetahui kinerja laptop tersebut dalam mengolah data beserta
kenyamanannya saat sedang digunakan. Atau cara lainnya yaitu dengan mencoba
laptop teman Anda dengan tipe serupa. Jika merasa kurang nyaman, Anda dapat
mencari merk atau tipe laptop lainnya yang lebih cocok dengan Anda.
Perhatikan lama garansi laptop. Setiap produsen dari masing-masing merek laptop dapat memberikan waktu garansi yang berbeda-beda. Ada yang 1 tahun, 2 tahun, bahkan ada yang sampai 3 tahun. Mengingat laptop yang terus-menerus digunakan suatu saat pasti akan mengalami kerusakan, ada baiknya Anda memilih laptop dengan garansi yang lama. Jika kerusakan yang terjadi masih dalam waktu garansi, Anda dapat memperbaiki kerusakan tersebut dengan gratis. Pastikan garansi yang Anda dapatkan merupakan garansi resmi yang dikeluarkan dari produsen merek laptop Anda. Bukan hanya sekedar garansi toko. Pastikan pula laptop yang Anda beli bukan berasal dari black market. Laptop yang berasal dari pasar gelap biasanya akan ditolak oleh dealer service resmi saat klaim garansi.
Tips membeli laptop yang terakhir. Sebaiknya perhatikan juga harga jual kembali. Walaupun kebanyakan orang termasuk Anda dan saya tidak ingin menjual kembali laptop yang telah dimiliki, namun tidak ada aalahnya jika kita memperhatikan hal tersebut. Tidak ada yang tau masa depan, mungkin suatu saat Anda ingin mengganti atau membeli laptop baru dengan cara tukar tambah. Atau mungkin suatu saat ada hal mendesak yang membuat Anda harus menjual laptop Anda. Tentu akan sangat menguntungkan jika laptop dapat terjual dengan harga yang lumayan tinggi. Biasanya laptop yang memiliki harga jual kembali yang bagus ialah laptop yang memiliki merk dan brand yang sudah terkenal di masyarakat.
Semoga tips memilih dan membeli laptop ini dapat berguna untuk menambah wawasan dan menjadi bahan pertimbangan Anda untuk menentukan keputusan dalam memilih laptop bagus yang hendak Anda beli. Bagikan tips maupun cara memilih laptop yang biasa Anda lakukan sebelum membeli laptop. Bagikan melalui form komentar di bawah agar banyak teman-teman lain terbantu dengan pengalaman Anda. Terimakasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar